Museum Rempah-Rempah dan Museum Sejarah Ternate yang berada dalam kompleks Benteng Oranje benteng peninggalan Portugis dan Belanda menjadi saksi bisu kejayaan Ternate di era perdagangan rempah abad ke-16 hingga 18. Kala itu, Ternate memainkan peran sentral dalam jalur rempah global yang menghubungkan kepulauan Maluku dengan dunia Eropa.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin anak-anak memahami bahwa kota tempat mereka tumbuh pernah menjadi pusat kekuasaan dan rebutan bangsa-bangsa Eropa karena rempah-rempahnya,” ujar Marliza. Ia menambahkan bahwa penguatan identitas sejarah ini penting sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Ternate di mata nasional maupun internasional.
Baca Selengkapnya: https://corongpublik.com/literasi-budaya-perkuat-city-branding-ternate-kota-rempah/
Berita Terkait
Berita
Wali Kota Ternate Dukung Kebijakan Nasional Lestarikan Cagar Budaya
05 Februari 2026
Berita
Ternate Siap Jadi Tuan Rumah JKPI ke-12, Usung Tema "Episentrum Rempah Dunia"
26 Januari 2026
Berita
Festival Literasi 2025 Resmi Dimulai, Ternate Dorong Penguatan Ekosistem Literasi
08 Desember 2025
Berita
Sekertaris Kota Ternate, Pimpin Apel Pagi Bersama Dengan Dinas Kebudayaan
08 Desember 2025